Pingin Ngomong Tapi Gatau Harus Ngomong Ke Siapa
Menjelang hari – hari merantau (baca: praktik)
Menyambut rentetan ujian dan segala keribetan di akhir studiku jenjang diploma ini
Aku semakin sering sensi
Kemaren, menjelang tingkat akhir
Aku menyadari bahwa menahan, menekan, memaksa dan kawan2nya berakibat buruk bagi psikologi yang menentukan masa depan
Aku putuskan mencoba menata hati
I said I wont force my self
I’ll do everything happily
Not by forcing
Mencoba ikhlas dan bahagia dengan yang ada
Mencoba menyeimbangkan segala sesuatu sepnajang kemauanku
Mencoba memahami lebih dalam apa yang ada dan terjadi di lingkunganku
Mencoba berbuat, berperan sebagai aku
Namun, beraaat tiba – tiba mengganggu
Apa ini efek dari belajar dengan sesi praktik tiap akhir semester?
Aku merasa ingin keluar dari rumah
Aku pingin bangun hidup sendiri
Aku bosan dengan tugasku tiap hari
Padahal,,
Aku gak yakin tentang keluar rumah
Akuuu,, terlalu “dilelo-lelo ledung”
Pernah aku minta ijin, jawabannya:
“jangan jauh – jauh dari rumah ya, Ndhuk”
OMG, mata itu….
Aku tak sanggup meninggalkannya L
Padahal di rumah ada adek2…..
Why? Why don’t you let me fly?
Bagaimana aku belajar lebih objektif bila hanya mendengar, melihat dan merasa yang itu – itu saja?
How? Someone tell me the way?
Sekarang ini, bangun hidup sendiri….
Memang belum memungkinkan
Tp sebentar lagi, ins Allah
Beberapa yang harus aku perhatikan:
SAFETY (tempat tinggal, peralatan, kendaraan, teman, lingkungan)
IJIN (ortu, pacar, toma, pemerintah)
KOMUNIKAS (keluarga, pacar, teman, toma, toga, tetangga)
TABUNGAN (pribadi, masa depan, bisnis)
Get in to unresolved problems:
1. Keluarga
2. Teman
3. Pacar
4. Dosen
1. Keluarga
2. Teman
3. Pacar
4. Dosen
Ibu is my inspiring woman
Perlu belajar lebih sopan kyk adek
Lebih tangguh bantuin ortu
Endak melulu mengadopsi perasaan anggota keluarga
Cukup sampai dengan mengerti posisinya
Kemudian, lakukan peranmu!
Teman…….
Tadinya aku sebel
Beruntung ada yang bisa buka mataku
Alhamdulillah ya, Allah
Gak aku pikirin lagi
Poin ini, tengok notes fb yg judul “teman”
Pacar…….
Kayaknya aku terpaksa gak melaporkan hal – hal yang gak penting deh
Daripada bikin cemburu, ak sendiri yang susah
Alhamdulillah, aku masih pada pendirian
Semoga Allah member buah yang manis, amin
Dosen………..
Alhamdulillah, aku ditegur lagi
Mungkin memang harusbelajar ADIL
Ibu itu special, pasti
Sekian curahan hati

Tidak ada komentar:
Posting Komentar