Selasa, 31 Juli 2012

Tips Berhenti Merokok Untuk Selamanya

Tips Berhenti Merokok Untuk Selamanya

Beberapa MITOS vs KENYATAAN tentang merokok yang perlu Anda ketahui J

Mitos #1 : Mengapa saya harus berhenti merokok? Pada akhirnya saya pasti akan MENINGGAL karena suatu sebab.
  • Tentu, Anda akan MENINGGAL karena suatu sebab. Namun, bila Anda perokok sedang, Anda memiliki kemungkinan yang besarnya 1,5 kali untuk MENINGGAL tahun depan dibanding dengan orang bukan perokok yang usia dan jenis kelamin sama dengan Anda. Anda juga memiliki kemungkinan untuk MENINGGAL 3 tahun lebih cepat dari orang bukan perokok. Selain itu, Anda masih mempunyai kemungkinan sebesar 2 kali lebih besar mendapat serangan jantung atau MENINGGAL karena kanker, bila dibandingkan dengan mereka yang bukan perokok.


Mitos #2 : Bila saya berhenti merokok, saya akan menjadi gemuk.
  • Bila perokok menghentikan kebiasaannya, 79% dari mereka akan bertambah berat badannya, namun pertambahan rata – rata hanya sekitar 2 kg. berolah raga dan menjaga makanan yang dikonsumsi dapat lebih membantu program diet Anda untuk mencegah kegemukan.


Mitos #3 : Saya tidak dapat menikmati HIDUP tanpa merokok.
  • Bekas perokok memiliki kualitas HIDUP yang lebih baik, dengan berkurangnya batuk, bertambah baiknya fungsi paru serta bertambah kuatnya system pertahanan tubuh mereka dibanding mereka yang tetap merokok. Jadi, antara perokok dan bekas perokok, mana yang bisa menikmati HIDUP?


Mitos #4 : Saya sudah terlanjur sakit akibat merokok. Jadi, lebih baik saya tetap merokok.
  • Mereka yang berhenti merokok setelah mendapat serangan jantung memiliki kemungkinan untuk MENINGGAL 10 kali lebih SEDIKIT dibandingkan dengan mereka yang terus merokok. Sepuluh tahun setelah serangan jantung, hanya 5% dari yang berhenti merokok kemudian MENINGGAL, sedangkan yang tetap merokok, 49% nya MENINGGAL. Penderita kanker paru juga berkemungkinan lebih BESAR untuk tetap HIDUP bila berhenti merokok. Jadi, apakah Anda akan menunggu mendapatkan serangan jantung atau kanker paru dahulu baru akan memutuskan berhenti merokok?


Mitos #5 : Saya akan berhenti merokok nanti. Tubuh saya masih memiliki waktu untuk mengatasinya.
  • Walaupun beberapa efek buruk rokok (seperti yang disebabkan nikotin) dapat menghilang dalam beberapa jam sampai hari setelah berhenti merokok, efek – efek lainnya perlu beberapa tahun untuk menghilangkannya. Untuk sebagian besar penyakit akibat merokok, semakin lama Anda berhenti merokok, semakin kecil kemungkinannya untuk sakit atau MENINGGAL.


Mitos #6 : Saya hanya menyakiti diri saya sendiri
  • Teman dan keluarga Anda yang Anda sayangi tidak hanya harus menghadapi penyakit akibat merokok yang Anda alami, kebiasaan merokok Anda juga akan menambah resiko mereka untuk sakit dan MENINGGAL. Perokok pasif (orang – orang yang tidak merokok di sekitar perokok, termasuk bayi dan janin) memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menderita infeksi saluran pernafasan dan penyakit paru seperti pneumonia.


Mitos #7: Saya telah mencoba berhenti dan gagal, jadi kemungkinan besar saya akan gagal lagi bila mencoba berhenti.
  • Hampir setiap orang tidak langsung berhasil mengehentikan kebiasaan merokok. Merokok memang tidak mengandung narkoba namun ini juga merupakan kebiasaan yang ADIKTIF. Sebagian besar perokok kambuh lagi pada minggu – minggu pertama setelah berhenti. Biasanya, saat – saat gejala penghentian kebiasaan itu muncul, pada waktu yang sama tubuh masih sangat tergantung pada nikotin. Anda dapat lebih waspada pada saat – saat kritis ini dengan menggunakan seluruh kekuatan dan kemauan Anda, mintalah support dan dukungan dari teman dan keluarga yang Anda sayangi untuk dapat melalui masa kritis tersebut. Metode yang terbaik, berbeda – beda pada tiap orang. Cara yang mungkin aneh bagi orang lain, mungkin merupakan cara yang terbaik bagi Anda. Jadi, jangan takut mencoba lagi dan jangan maluuntuk mencoba metode yang baru! J


Beberapa sarannya, Gans :
  • Putuskan dan tegaskan bahwa Anda ingin dengan sungguh – sungguh berhenti merokok. Upayakan untuk menghindari pemikiran – pemikiran negative tentang sulitnya upaya penghentian rokok. Yakinkan Anda untuk berusaha sebaik mungkin, fokuslah pada keuntungan dan peningkatan setiap hasil yang Anda dapatkan, meskipun itu tak seberapa.
  • Jangan kosongkan asbak Anda. Benda tersebut  akan mengingatkan Anda tentang banyaknya rokok yang telah Anda isap setiap harinya. Setiap bau punting rokok akan memperingatkan Anda akan setiap kerugian, penyakit dan kematian yang dapat Anda alami bila tidak segera berhenti merokok.
  • Buang semua rokok dan korek yang belum digunakan.
  • Kunjungilah dokter gigi untuk membersihkan diri Anda dari kotoran akibat tembakau. Perhatikanlah betapa indahnya gigi Anda setelah dibersihkan dan pastikan agar tetap demikian keadaannya.
  • Buatlah daftar barang – barang yang ingin Anda beli untu diri Anda sendiri maupun untuk orang – orag yang Anda sayangi. Perkirakan harganya berdasarkan harga rokok per bungkus, dan sisihkan uangnya untuk membeli hadiah – hadiah tersebut. Jangan lupa untuk mengucapkan terimakasih pada mereka yang telah banyak mendukung dan membantu Anda. 
  • Tetapkanlah target waktu untuk berhenti merokok, misalnya pada hari ulang tahun, dan upayakan agar rencana tersebut jangan berubah apapun yang terjadi. Langkah ini dapat mempermudah Anda untuk mengingat kapan Anda mulai berhenti merokok dan untuk merayakannya setiap tahun! 

Selamat mencoba dan selamat menikmati HIDUP sehat J

Sumber: Psikologya, Kab. Semarang.

Love, love, love

Sebait syair dari lagunya Avril:
“ Darling, I was there.
Wont to let go….
I know that it’s hard to be stuck with the people that you love
When no body trust”


1st poem
Only you, can
Make me feel like this
The feeling I’ve never had before
Stronger than love

Believe me
None could wandering
About my love, our love

Only when I’m beside you, there’s no fear
When I’m with you, we will trough
Hurdles in front of us, together…
We’ll make our love forever

2nd poem
Who are you?
Why you come to my life?
I hate to say it, that I love you…
More than I love my own self
I miss you….
More than I miss anyone else

Are you the thief?
Don’t you know, you’ve taken my heart completely?
And the worst thing…
That you don’t give it back to me, even just a little part!

You….
You, now, have all of my feelings
You know that I care
Only about you

Hey, You!
Don’t you realize it?
I’m absolutely yours….
So, please
Don’t let me be alone anymore

I need you
To hold on this love
Trough this life ‘till the end
Where I’ll be always with you
Forever

The way to become and have a friends….

Lucu dan unik, setiap kali berteman pasti ada hal – hal yang seru. Tapi mungkin tergantung lingkungan juga. Yang jelas, sahabat dan teman itu bukan memilih dan dipilih. Tuhan lah yang mengatur dari alam bawah sadar kita.

Minggu – minggu ini, pencarian teman menjadi sesuatu perenungan sendiri buatku. Mulai dari teman kenalan yang menjadi lebih dekat dan malah salah paham, sampai pada liburan ketemu sodara jauh. Pinginnya dapat kenalan baru tapi malah dapatnya keluarga baru. What a wonderful holiday! :D

Aku yang seperti ini, meskipun sudah punya seseorang (terikat) aku masih ingin mengepakkan sayap. Karena aku adalah harapan. Dan memang tidak seharusnya ikatan ini membelengguku. Hasilnya, yah…..aku menghadapi beberapa masalah yang aneh. Aku tak mengira masalah – masalah itu akan muncul dengan tingkat kepercayaan kami yang sampai sejauh ini. Entah kenapa, aku merasa sedikit kehilangan itu…atau mungkin memang begini jalannya?

Ah….tak tau, kulalui saja.

Aku baru paham, dengan bertemu banyak orang, banyak pula pelajaran yang bisa diambil. Pelajaran untuk orang banyak maupun diri sendiri. Dan aku butuh itu sekarang…. Sangat butuh dan sangat ingin. Aku benar – benar ingin menjadi lebih lues ketika ada di dalam forum formal.

Aku tak tau kenapa tidak bisa seperti yang lain, yang dapat melebarkan sayap melalui pertemuan di forum formal. Banyak yang mempengaruhi sebenarnya. Poinnya di sini lagi – lagi adalah kesempatan dan kemampuan. Kesempatan datangnya dari luar. Namun, bila yang melihat tidak jeli, dia juga tak akan nampak. Sedang kemampuan murni dari dalam. Namun, bila komunikasi baik maka bala bantuan akan banyak yang datang.

Aku memutuskan untuk tidak menyalahkan diri sendiri dan keadaan. Dari sekian banyak yang telah kulalui, aku masih ingin lebih, lebih, dan lebih lagi. Semoga kelak dapat tercapai, amin.

Rabu, 04 Juli 2012

Refleksi Diri

TANYA KENAPA?!

Banyak sekali hal – hal di dalam proses pembelajaran kita yang kita, bahkan aku sangat membencinya. Namun, pernahkan kau sadari, Kawan? Apa maksud di balik semua ini?

Seperti contoh kecil yang pernah ibu guru berikan pada kita tentang bagaimana rasa toleransi makhluk – makhluk yang pernah singgah di asrama akan lebih besar dari yang belum pernah singgah. Masih banyak hal lain nya bukan? Menunggu hingga ber jam – jam, jadwal yang tiada pernah ada kepastian, prestasi yang tiada setimpal balasannya, terutama masalah iuran yang sering bikin kita jerit – jerit…dan masih banyak lagi yang kita dapat, di lahan, klinik, kelas…di mana aja.

Hal – hal yang sedemikian itu, sangat mudah memancing emosi, menggoyahkan pendirian, membelokkan jalan. Hal – hal yang sedemikian itu, Teman….mengapa harus kita lewati. Mau atau tidak mau, bisa atau tidak bisa, tak ada yang pernah menawari kita, Teman. Itu semua, memang, hanya harus kita lalui.

Tau tidak, Kawan? Bahwa secara tidak sengaja dan meskipun prosesnya lama (bahkan sampi kita lulus pun masih ada yang belum paham) semua hal itu yang akan membentuk kekuatan kita di masa depan. Bahwa mengeluh bukanlah jawaban dari setiap keputusan yang berlawanan dengan kehendak kita. Bahwa berontak atau menghindar dari masalah bukanlah jalan satu – satunya untuk kita lalui. Bahkan terlambat memahami (seperti kita saat ini) masih lebih baik bila dibandingkan dengan tidak sama sekali. Bahwa dari yang paing buruk, masih bisa dipilih yang keburukannya paling sedikit.

Itu, Kawan….yang akan membentuk pertahanan diri kita. Meskipun kita belum menyadarinya saat ini. Bahwa hal – hal yang terjadi itu pasti akan kita temui kembali kelak. Maka, bersyukurlah telah dikenalkan dengan itu semua. Karena dengan mengenalnya, kita dapat dengan mudah menyayanginya.

Menyayangi dalam arti, bukan lagi keluhan yang muncul ketika jadwal berubah, bukan lagi protes yang keluar bila tak ada libur, dan bukan pula membelok ketika diarahkan. Pastikan kita akan mengatakan yang ini: “ah….aku sudah pernah melalui ini, yang ini pasti lebih mudah, aku tak akan goyah!”
Sayangi mereka, Teman….. Bersyukurlah dengan bersabar.

Minggu, 01 Juli 2012

Aku Percaya, Percaya Aku



sesuatu yang paling membahagiakan buatku adalah 
ketika punya teman
dan dapat tumbuh dewasa bersama
saling mendampingi
melewati jalan yang harus ditempuh

tapi bersamamu, lebih dari itu
karena kamu lebih dari sekedar teman
bahkan ketika kamu tak mengerti
sebesar apa arti kehadiranmu di sini

iya, aku memang sedang belajar
dan setuju, kalau belajar itu hingga liang lahat
tapi aku bukan yang setengah - setengah dalam menggunakan kesempatan
namun bukan pula karena kesempatan itu, aku bertahan

aku......
bukan seorang pencari kayu yang melewati hutan
dan akan menyesal ketika keluar dari hutan tanpa hasil
karena menetapkan standar yang tinggi bagi kayu - kayu yang kucari

aku juga kontra dengan para pujangga yang mengatakan cinta itu buta

aku adalah ikan yang berenang
kadang kutemui air yang menggenang tenang
namun tak jarang arus yang deras menghanyutkanku
membawaku ke tempat lain yang di situ aku harus tetap bertahan hidup

seperti itulah yang kujalani saat ini

dan sebesar keraguanmu itu, aku bertahan
aku ingin tetap memeluk mimpi - mimpiku
aku ingin terus berlari mengejar matahari
aku.......
akan terus percaya

ketika waktunya tiba
Allah telah menyiapkan jawaban terindah untukku

Terimakasih, IBU



















Seorang guru
sekaligus ibu

sesosok ibu
yang seperti itu
menomor satukan anaknya

bkn dg memenuhi permintaan
pun memenuhi fasilitas
bahkan kami diajak ikhtiar, prihatin

'sudah bkn jaman nya'
kata si anak

tp ibu berkeras hati
teguh pd tujuan mulianya
sungguh....
Krn ibu juga tak mau menyiksa

ibu hny ingin memberitahu sedikit
yg kami butuhkan utk jd bidan

ibu hny menunjukkan
kerasnya dunia kerja
persaingan global

ibu yg seperti ini
setiap langkahnya
selalu teriringi doa
nafasnya berhembus
dalam ikhtiar mendidik si anak

ibu yg seperti ini
akan mengarahkan anaknya
senakal apapun mereka
tak peduli
sebanyak apa mereka mengeluh & menuntut

seperti kata pepatah
galah dan jalan
itulah perbndingan ksh sayang mereka